I am

Selasa, 31 Desember 2019

TANAMAN KAKTUS DAN CIRI-CIRINYA

TANAMAN KAKTUS DAN CIRI-CIRINYA


Kaktus merupakan tumbuhan yang termasuk dalam famili Cactaceae. Kaktus memiliki lebih dari 2000 varietas dengan berbagai warna dan bentuk. Habitat alami kaktus adalah di gurun atau padang pasir. Kaktus memiliki keunikan yaitu dapat hidup dan tumbuh tanpa air dalam waktu yang sangat lama, sehingga tumbuhan ini akan banyak ditemui di daerah kering seperti gurun atau padang pasir.

                                                                         


Kaktus dikenal sebagai tumbuhan sukulen karena bagian tubuhnya seperti batang, akar, dan daun mampu menyimpan air untuk bertahan hidup dalam kondisi kekeringan. Akar kaktus sangat panjang dan melebar sehingga mampu menambah daya serap air untuk disimpan dalam batangnya. Kaktus memiliki sistem akar rumit, bahkan tanaman kaktus berukuran kecil memiliki akar besar. Akar tanaman ini tidak terlalu dalam tertanam dalam tanah, biasanya hanya sekitar 10 cm di bawah permukaan tanah. Namun, akar kaktus sering menyebar ke sekeliling hingga meliputi diameter 2 meter. Fungsi akar adalah untuk menahan tanaman sekaligus untuk memperoleh air dan mineral secara maksimal. Seperti kebanyakan tanaman sukulen, kaktus memiliki lapisan luar yang tebal dan berlilin yang dikenal sebagai kutikula. Pada beberapa spesies kaktus, kutikula cukup tebal sehingga Anda dapat menggaruk lilin tanaman dengan kuku. Hilangnya lilin dapat merusak tanaman.

                                                                                        


Kaktus memiliki duri yang tak lain adalah daunnya, bentuk daunnya menyesuaikan dengan ketersediaan air yang sedikit, agar penguapan tidak terlalu besar. Ukuran duri bervariasi dari spesies ke spesies dan bisa mencapai panjang 15 cm. Bentuk dan ukuran daun yang kecil akan mencegah penguapan air berlebih. Sebagian duri kaktus bahkan berwarna terang yang membantu mereka memantulkan sinar matahari sehingga tanaman tetap dingin. Selain itu, Fungsi lain dari duri kaktus adalah untuk melindungi diri mereka dari burung dan hewan yang ingin mendapatkan air dari batang kaktus.

                                                                                         


Bagian tubuh kaktus memiliki jaringan spons tebal berdaging yang bisa menahan air yang diperoleh saat turun hujan. Batang kaktus juga dilapisi dengan zat lilin yang dapat mencegah penguapan air. Semakin banyak air, semakin gemuk batang kaktus. Jika batang kekurangan air, batang akan menyusut dan tulang rusuk akan lebih jelas.

Kaktus dapat dikembangbiakkan dengan cara generative maupun vegetative. Dengan cara generative yaitu menyemaikan bijinya, sedangkan dengan cara vegetative yaitu melalui stek batang dan sambungan.

                                                                                     


Umur kaktus bervariasi dari 25 tahun sampai 300 tahun. Faktor-faktor yang mempengaruhi kehidupan tanaman kaktus ada 4 yaitu ketinggian, iklim, tanah, dan air. Ketinggian menentukan tinggi rendahnya suhu yang mempengaruhi tanaman kaktus.

                                                                                       


Kaktus saat ini sudah banyak dibudidayakan untuk tanaman hias. Jenis kaktus hias sangat banyak, dengan bentuk dan warna bunga yang beragam pula. Di Indonesia para pecinta tanaman hias juga sudah mulai menanam kaktus hias untuk menjadi salah satu koleksi mereka. Cara merawat kaktus itu gampang-gampang susah, yang terpenting sebelumnya kita mengetahui karakteristik dari kaktus itu.



Semoga bermanfat… 

Sabtu, 30 November 2019

BEBERAPA MANFAAT DARI BUNGA MAWAR

BEBERAPA MANFAAT DARI BUNGA MAWAR

Melihat bunga mawar tuh rasanya seger banget, kan?
Selain wangi dan identik dengan romantisme, ternyata bunga berduri ini memiliki bermacam-macam khasiat.
Berikut beberapa manfaat kesehatan dan kecantikan dari bunga mawar.

1.   Membantu penurunan berat badan

Kelopak mawar mengandung senyawa yang meningkatkan metabolisme selain membersihkan racun dari rubuh, sehingga membantu dalam penurunan berat badan. Terlepas dari ini, mengonsumsi segenggam kelopak mawar akan mencegahmu makan terlalu banyak. Lebih jauh, bisa berdampak penurunan berat badan secara alami.

Tipsnya adalah masukkan sekitar 10-15 kelopak mawar segar ke dalam segelas air mendidih. Tunggulah sampai air berubah warna menjadi pink. Kamu juga bisa menambahkan madu dan sedikit bubuk kayu manis. Minum teh mawar ini secara teratur, terutama pada pagi hari, bisa meluruhkan timbunan lemak.



2.   Mengurangi stres dan depresi

Kelopak mawar maupun esensinya bisa meredakan stres dan depresi. Menurut sebuah studi yang dilakukan Department of Physiology and Pathology/LTF, University of ParaĆ­ba-Caixa, Brasil, esensial mawar bisa memberikan efek penenang kala dihirup.
Tips yang perlu kamu lakukan adalah mandi air panas yang ditaburi kelopak mawar. Air panas ini akan melepaskan aroma mawar dan menyebar ke seluruh kamar mandi. Dengan begitu, kamu bisa menyantaikan pikiran dan tubuhmu.


3.   Membantu mengatasi ambeien atau wasir

Mawar kaya akan serat dan air, yang membantu pencernaan dengan membersihkan racun dari tubuh. Selain itu, mawar juga bisa mengatasi perdarahan akibat wasir.
Caranya adalah kamu ambil segenggam kelopak mawar dicampur dengan 50 ml air, kemudian tumbuh sampai lebur. Nah, campuran ini jadikan minuman pada waktu perut kosong, terutama pagi hari, selama tiga hari. Perdarahan wasir akan teratasi.


4.   Kandungan zat-zat terkenal

Air mawar diyakini membantu iritasi kulit pada kulit sensitif, menyeimbangkan kulit berminyak, dam melembutkan kulit. Selain itu, mawar juga bisa menjadi pembersih yang ampuh dan toner, sehingga membuat kamu terlihat lebih muda alami. Mawar juga mengandung antioksidan dan senyawa antibakteri.
Cara mudahnya adalah percikkan air mawar ke kulit wajah secara teratur setiap hari. Lakukan cara ini terlebih setelah melakukan perawatan kulit rutin. Efeknya akan membuat kulitmu lebih bersinar dan menjaga kulit tetap sehat.


5.   Obat jerawat alami

Kalau kamu berjerawat, kamu bisa memanfaatkan air mawar, lho. Selain sebagai pelembap yang baik, kelopak mawar mengandung sifat antibakteri yang membantu mengeringkan jerawat. Kandungan etanol fenil, senyawa antiseptik, bisa membuat air mawar efektif mengatasi jerawat.
Caranya adalah merendam beberapa biji fenugreek atau klabet (obat herbal berasal dari Nepal, India, Pakistan, dan sekitarnya, yang bisa menjadi bahan masakan dan dimanfaatkan untuk kesehatan) dalam air selama semalam. Setelah itu, bentuk klabet menjadi pasta bercampur dengan air mawar. Oleskan pada wajah, diamkan selama 20 menit, lantas bilas dengan air mawar dingin.

6.   Mencerahkan warna bibir

Mawar bukan hanya memberikan kesan merah merona untuk bibirmu, tapi juga melembapkannya.
Tipsnya adalah membuat pasta dari kelopak mawar segar dengan menambahkan satu sendok susu krim dan beberapa tetes madu. Kemudian, oleskan pasta ini di bibirmu. Biarkan selama 15-20 menit kemudian bilaslah dengan air.




Semoga bermanfaat…