I am

Selasa, 20 Agustus 2013

Sebuah Tulisan Biasa



SEBUAH TULISAN...


Perjalanan hidup berawal dari angan.
Tiap hari dijalani dengan penuh semangat, menyongsong masa depan yang cerah.

Belajar, bekerja, berdoa, berusaha, merupakan hal yang harus dilakukan untuk mencapai sesuatu yang ingin kita capai dalam kehidupan di dunia.

Aspek bermasyarakat, mengenal berbagai sisi manusia, keluarga, teman, kawan, kerabat, sahabat, sampai seseorang yang berharga bagi kita sendiri.

Orang yang membuat bersemangat dalam hal apapun itu, orang yang memang dijadikan sosok penyemangat dalam hati kita.

Kita harus berusaha untuk  mencari sosok yang tepat bagi diri kita serta mempertahankannya.
Mempertahankan sesuatu memang lebih sulit, tapi ini merupakan langkah dalam mempertahankan apa yang telah kita dapat.

Berusaha menjaga apa yang telah kita punya, lindungi apapun yang mencoba merusaknya.

Sesuatu hal itu menjadi istimewa, tatkala kita merasa cocok dengan sesorang, dan mampu mempertahankannya.
Segala perbedaan itu merupakan suatu kewajaran, karena kita tak mungkin menemukan yang sempurna.

Mencintai seseorang merupakan suatu anugrah yang tak ternilai, hati merasa senang, bahagia, kadang membuat sedih, terkadang kesal.

Tapi itulah liku kehidupan setiap manusia, kita tak perlu menyesali apa yang telah terjadi dibelakang, karena itu merupakan suatu pelajaran yang harus menjadi patokan, dan bukan untuk dijadikan kesedihan...







Sepenggal lirik lagu dari Tangga.

“Cinta tak mungkin berhenti”
“Secepat saat aku jatuh hati”
“Jatuhkan hatiku kepadamu”
“Sehingga hidupkupun berarti”

“Cinta tak mudah berganti”
“Tak mudah berganti jadi benci”
“Walau kini aku harus pergi”
“Tuk sembuhkan hati”


Meski sakit, itu sebuah pengalaman, jangan dijadikan pusat kesedihan.
Bertahan dengan keadaan, harus mampu bangkit, meski bayang-bayang itu terus mengikuti.
Kuatkan hati, bulatkan tekad, pasti kan jadi jalan terbaik.

Liku hidup, dalam pekerjaan ataupun dalam pencintaan, merupakan, suatu hal tak perlu menjadi beban, kita hanya perlu menjalaninya dengan ikhlas.

Sulit untuk selalu tetap berdiri karena halang rintangan selalu datang silih berganti. Tapi apapun itu yang terjadi, kita harus tetap kokoh berdiri untuk mencapai segala sesuatu yang kita harapkan untuk masa depan yang lebih baik.

Seseorang yang dianggap baik, belum tentu baik.
Kebaikan itu hanya untuk orang yang ikhlas.

“Aku mengaku bisa”
“Tapi hati tak bisa”

Sungguh sangat menyesakkan hati, jika harus terjadi seperti hal itu.
Ikhlas adalah kunci menjadi bahagia.
Tak perlu memaksakan hal yang dikehendaki jika hanya membuat luka.

Sebuah perjalanan panjang, untuk saling mengenal. Memahami, saling melengkapi satu sama lain.
Untuk menjadi seseorang yang menyempurkan pasangan kita.


“Jangan pernah menyerah untuk mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan. Mungkin hari ini kamu gagal, tapi masih ada hari esok tuk mencobanya kembali.”

“Jangan buang kesempatan untuk menyayangi orang yang ada didekatmu, karena sesuatu yang sudah tak ada, pasti akan lebih terasa.”

Setiap jejak langkah akan membekas, bukan untuk di lihat, tapi untuk di jadikan pelajaran.



By Dithe Kudhet ...

Kamis, 18 April 2013

Menanam Sawi di dalam Pot



Ayo berkebun sayuran di teras rumah kita.
Bila sangant ingin bercocoktanam, tapi tak punya lahan, mengapa tidak mencoba menggunakan polybag?
Mari kita cukupi kebutuhan sayuran keluarga  kita dari tangan kita sendiri. Berikut tips cara berkebun sawi (atau sering juga disebut Cesim) dan tips cara menanam sawi di dalam pot atau polybag.

Sawi adalah tanaman yang pasti sangat sering kita jumpai di dapur karena sayur yang satu ini disenangi oleh banyak orang dan dapat diolah serta dikombinasikan dengan makanan yang lainnya. Kali ini saya akan mencoba memebrikan informasi bagaimana cara agar anda dapat mencukupi kebutuhan sawi rumah tangga anda tanpa harus beli di pasar.

Sawi dapat ditanam di dataran tinggi maupun di dataran rendah. Akan tetapi, umumnya sawi diusahakan di dataran rendah, yaitu di pekarangan, di ladang, di polibek atau di sawah, jarang diusahakan di daerah pegunungan. Sawi termasuk tanaman sayuran yang tahan hujan. Sehingga ia dapat ditanam di sepanjang tahun, asalkan pada saat musim kemarau disediakan air yang cukup untuk penyiraman. Keadaan tanah yang dikehendaki adalah tanah gembur, banyak mengandung humus.



Adapun cara budidaya sawit dalam polibag adalah :

Persemaian sawi

1. Siapkan polibag dengan ukuran diameter 15 cm atau kurang
2. isi polibag dengan tanah humus atau sub soil. akan lebih baik jika menggunakan kompos
3. Semaikan biji sawi di dalam satu polibag
Benih sawi yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Biji sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapangan
4. lalukan penyiraman setiap hari yaitu pagi dan sore hari.
Bibit sawi dapat ditanam setelah berumur 3 - 4 minggu setelah penyemaian biji sawi

Penanaman sawi
1. Siapkan polibag dengan ukuran diameter 15 cm atau kurang
2. isi polibag dengan tanah humus atau sub soil. Akan lebih baik jika menggunakan kompos
3. Cabut bibit sawi dari persemaian, hari - hati karena akar tidak boleh putus.
4. Gali Lobang dengan Jari kemudian tanam bibit sawi. Dalam satu polibag dapat ditanam 3-5 bibit sawit
5. lalukan penyiraman setiap hari yaitu pagi dan sore hari
6. Setiap minggu berikan kompos sebagai pupuk organik

Panen Sawi
Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama.

Untuk menjaga ketersediaan sawi anda dapat melakukan penanaman sawi dengan selang waktu seminggu sekali sebanyak 5 - 10 polibag.


Selamat Mencoba !!!